sampiran

Jumlah ismiyyah
Struktur pola kalimat ini merupakan struktur yang sama dengan pola kalimat dalam Bahasa Indonesia. Sehingga tidak begitu sulit untuk menerjemahkannya.
Pada artikel kali ini, Admin hanya akan menyampaikan pola kalimat sederhana, tidak sampai ke jenis kalimat yang rangkap.
Pola kalimat ini dalam bahasa arab terdiri dari mubtada dan khabar. Kalau dialih bahasakan ke bahasa Indonesia mubtada adalah Subyek, Khabar adalah Predikat.
Penerjemahannya bisa ditambah dengan kata adalah, itu dan merupakan setelah mubtada/subyeknya.
Contoh:
Guru adalah orang yang mengajarkan ilmu kepada murid-muridnya.
Laki-laki itu sedang membaca buku
Indonesia merupakan negara kepulauan.
Naat
Naat dalam bahasa Indonesia berposisi sebagai keterangan sifat.
Contoh: 
Budi yang baik hati sedang sakit
Kata “yang baik” adalah naat.
Penerjemahan naat yang paling mudah adalah diberi kata “yang”. 
Contoh:
Buah yang merah
Masalah yang mudah
Ilmu yang kompleks
Namun, ada pada sebagian kasus tidak enak untuk diterjemahkan dengan kata “yang”.
Contoh:
Bahasa Arab
Pakaian baru
Air panas
Athaf
Athat merupakan kata penghubung. Dalam bahasa Arab hanya ada 10.
Pada dasarnya penerjemahannya cukup dengan makna kamus saja. Hanya saja ada sedikit tips, pada saat athaf-nya lebih dari satu, supaya penerjemahannya lebih enak dibaca saja.
Di sini hanya akan dicontohkan 4 kata penghubung saja. Yakni huruf wawu (dan), fa’ (kemudian, tsumma (kemudian) dan au (atau).
Contoh: 
Scroll to Top