Ngaji Matan Safinah Terjemah
Ngaji ke 06: Hal-hal yang membatalkan shalat, Shalat jamaah yang
wajib berniat menjadi imam, jama’ takdim, jama’ ta’khir, qashar, jum’atan, merawat
jenazah, membongkar makam
بسم الله الرحمن الرحيم
36. HAL-HAL YANG
MEMBATALKAN SHALAT
(Fasal) Hal-hal yang membatalkan shalat ada 14 kebiasaan, yaitu: |
(فصل) تبطل |
37. SHALAT JAMAAH YANG
WAJIB BERNIAT MENJADI IMAM
(Fasal) Shalat yang |
(فصل) الذي يلزم |
38. SYARAT BERMAKMUM
(Fasal) Syarat-syarat bermakmum ada 11 yaitu: 1) Tidak |
(فصل) شروط |
39. FORMASI BERMAKMUM
(Fasal) Formasi mengikuti imam (bermakmum) ada 9, yang lima |
(فصل) صور |
40. SYARAT JAMA’ TAKDIM
(Fasal) Syarat-syarat jama’ takdim ada 4, yaitu: 1) Di |
(فصل) شروط جمع |
41. SYARAT JAMA’ TA’KHIR
(Fasal) Syarat-syarat jama’ ta’khir ada dua, yaitu: 1) |
(فصل) شروط جمع |
42. SYARAT QASHAR SHALAT
(Fasal) Syarat-syarat melakukan qashar shalat ada 7, |
(فصل) شروط |
43. SYARAT JUM’ATAN
(Fasal) Syarat-syarat shalat Jum’at ada 6, yaitu: 1) Keseluruhan |
(فصل) شروط |
44. RUKUN KHUTBAH JUM’AT
(Fasal) Rukun-rukun khutbah jum’at ada 5, yaitu: 1) Memuji Allah |
(فصل) أركان |
45. SYARAT DUA KHUTBAH
(Fasal) Syarat-syarat dua khutbah ada 10, yaitu: 1) Suci dari |
(فصل) شروط |
46. PERKARA YANG WAJIB
DILAKUKAN UNTUK MAYAT
(Fasal) Yang wajib dilakukan untuk mayat ada empat perkara, |
(فصل) الذي يلزم |
47. MEMANDIKAN MAYAT
(Fasal) Minimal memandikan mayat adalah dengan meratakan seluruh |
(فصل) أقل |
48. MENGKAFANI MAYAT
(Fasal) Minimal pengkafanan adalah (dengan) satu pakaian yang |
(فصل) أقل |
49. RUKUN SHALAT JENAZAH
(Fasal) Rukun-rukun shalat jenazah ada 7, yaitu: 1) Niat, 2) (dilakukan |
(فصل) أركان |
50. MENGUBUR MAYAT
(Fasal) Minimal menguburkan mayat adalah satu lubang yang bisa |
(فصل) أقل |
51. MEMBONGKAR MAKAM
(Fasal) Makam mayat harus dibongkar dikarenakan empat hal, |
(فصل) ينبش |
52. HUKUM MEMBERI BANTUAN
DALAM IBADAH
(Fasal) Memberi bantuan terdapat |
(فصل) |
Wallahu a’lam
bisshawab.
Bersambung
Edited
By: Kitabterjemahan.my.id
[1] kata isti’anaat bukan
bermakna thalab (meminta/memohon). Walaupun ber-wazan istaf’alaa.
Akan sangat fatal ketika diartikan meminta tolong atau meminta bantuan. Syaikh
Nawawi al Bantani memberi pilihan makna yaitu antara bermakna, ta’kid
(sehingga diartikan benar-benar menolong) atau shairurah (sehingga
diartikan jadi menolong). Lihat Kaasyifatussaja fi Syarh
Safinatinnaja, hal. 106. Al-Haramain.